Sabtu, 25 Desember 2010

Majalah Menjadi Kitab Wajib Bagi Fashionista

Hai para blogger semua...
           Kalau ngomongin seputar remaja, kayaknya pikiran kita nggak bakalan jauh-jauh dari masalah gaya hidup. Mulai dari gaya berdandan sampai hal yang sekecil apapun, semuanya mesti gaul, populer dan pastinya lagi ngetren. Walau kadang-kadang terlihat aneh dan norak sich, tapi asalkan itu gak katrok. Yupz.. Lanjut aja boss..!!
          Gaya hidup yang puol-puolan nampaknya udah mendarah daging di kalangan remaja kita. Semuanya harus up to date. Bagaimana tidak, lihat aja fenomena Hp BB (Black Berry) yang lagi digandrungi oleh para muda-mudi masa kini. Nggak di Majalah, Koran, Tabliod, dan televisi nggak luput dari promosi nih barang. Sekarang Hp kalau gak berkamera dan dengan nada dering yang tat tit tut, dibilangnya barang antik alias udah tua. Apalagi remaja – remaja yang gak megang Hp, bisa-bisa dieliminasi dari golongan remaja nich atau terimarjinalkan. Belum selesai tren Hp, muncul lagi tren pakaian yang saat ini lagi hot-hotnya, yupz orang-orang biasa memanggilnya dengan sebutan celana pensil. 
          Pensil?!.. kok rada aneh ya namanya, sebenarnya apa sebab musababnya sampai-sampai di beri nama pensil. Nah katanya cah-cah remaja karena modelnya itu loh yang lancip (mengecil) ke bawah. Emangnya kalau cuma itu alasannya kok gak dikasih nama pulpen atau keris aja yach?!.. Namun pertanyaanya dari mana tren-tren seperti itu bisa masuk hingga merasuki jiwa-jiwa para remaja?!.. Inilah yang terpenting untuk kita bahas. Menurut pengamatan kita sejauh ini, mungkin yang paling berperan besar dalam mengangkat sebuah tren ialah media massa, baik yang elektronik maupun yang non elektronik. Dasarnya ialah hampir semua orang memperoleh informasi dan berita terkini melalui media, seperti televisi, internet, majalah dan tetek bengek lainnya. Dulu, mungkin kita tidak malu memiliki Hp buntut, tanpa kamera dengan nada dering tat-tit-tut, dan mungkin juga kita malu memakai celana pensil yang mengecil ke bawah itu. Tapi ketika kita lihat Hp – Hp canggih dan celana pensil dipake’ ama sang bintang idola yang tampil di media, kita berbalik badan menyenangi hal tersebut dan berusaha untuk mendapatkannya tak peduli kita harus bersusah payah atau dengan berbagai cara sekalipun. Disinilah terlihat sekali pengaruh dari media massa dalam mengangkat sebuah tren.
           Tak jarang juga kita lihat di media, perilaku atau kebiasaan orang barat yang sebenarnya merongrong budaya dan etika yang kemudian dimodifikasi dalam tayangan yang bersifat mengentertain para remaja kita. Lalu bagaimana caranya agar kita tidak terpengaruh dengan hal yang begituan?!.. Sekedar solusi nich, bukannya sok tau atau sok pinter yee… menurut kita mendingan kita percaya saja sama diri kita. Be your self guys…! Itu lebih terhormat daripada kita menjiplak karya gaya hidup orang yang sebetulnya itu tidak pas buat kita. Dan juga kita harus pintar – pintar dan selektif dalam mengambil dan mencerna informasi, kita ambil manfaatnya saja supaya kita tak terperosok ke lubang kebangkrutan moral kita. Satu lagi yang terpenting, bentengi diri kita dengan iman islam, caranya ya kita kenal islam lebih dalam karena islam itu agama yang menyelamatkan pemeluknya. Perlu diingat guys, semua ini bukannya melarang kalian untuk mengikuti tren, tetaplah ikuti tren namun ingat jangan sampai berlebihan, selain itu pilihlah tren yang kiranya suitable buat kamu, biar gak malu-maluin. Okay!!!

Sumber gambar: http://www.google.co.id

0 komentar:

Posting Komentar