Berjumpa kembali bersama saya untuk membicarakan tentang “MEDIA”. Oke, langsung saja ..
Kali ini kita akan membahas tentang sosok kaum hawa yang lebih sering nongol di media-media.. Sosok perempuan cenderung mengarah pada hal-hal yang identik dengan keindahan. Mungkin itu yang menjadi alasan kenapa segala sesuatu di media apapun selalu di kaitkan atau bahkan “diberikan” sosok wanita. Mulai dari sinetron, film, iklan, cover CD (compact disk), atau apapun itu selalu menempatkan wanita sebagai daya tarik pertama. Teman-teman boleh menyebutkan media apa yang tidak ada perempuannya???... Namun apakah selama ini hanya perempuan kah yang identik dengan kata-kata indah??... 
Belum lagi eksploitasi ”kemolekan” tubuh perempuan. Berapa banyak iklan, atau film yang mengumbar kemolekan tubuh perempuan. Inilah yang menyebabkan ”jatuhnya” image perempuan..
Disisi lain kita lihat dari kacamata bolong, wanita seakan-akan menjadi barang yg murah, yg mudah sekali kita lihat dimedia. "Pemuja keindahan tubuh wanita" pasti akan senang sekali memperhatikan setiap iklan yg mengekspos sisi indah nan gemulainya wanita. Sehingga wanita menjadi tontonan yang sangat menarik disetiap acara, bahkan acara-acara yang semestinya itu menjadi konsumsi para lelaki. Contoh, komentator di acara olahraga sepak bola yang akhir-akhir ini marak mengikut sertakan sosok wanita yg saya lihat tidak terlalu berperan aktif dalam mengikuti bahasan tentang itu.
Hmmm..ada sedikit unsur memaksakan.... Banyak lagi sisi lain dari sosok seorang wanita, dalam hal ini wanita di dalam media. Apakah dari teman-teman punya pandangan lain tentang hal ini?!..atau bisa menambahkan kejanggalan-kejanggalan yang ada.....
Disisi lain kita lihat dari kacamata bolong, wanita seakan-akan menjadi barang yg murah, yg mudah sekali kita lihat dimedia. "Pemuja keindahan tubuh wanita" pasti akan senang sekali memperhatikan setiap iklan yg mengekspos sisi indah nan gemulainya wanita. Sehingga wanita menjadi tontonan yang sangat menarik disetiap acara, bahkan acara-acara yang semestinya itu menjadi konsumsi para lelaki. Contoh, komentator di acara olahraga sepak bola yang akhir-akhir ini marak mengikut sertakan sosok wanita yg saya lihat tidak terlalu berperan aktif dalam mengikuti bahasan tentang itu.
Hmmm..ada sedikit unsur memaksakan.... Banyak lagi sisi lain dari sosok seorang wanita, dalam hal ini wanita di dalam media. Apakah dari teman-teman punya pandangan lain tentang hal ini?!..atau bisa menambahkan kejanggalan-kejanggalan yang ada.....
Sumber: http://blog.beswandjarum.com/elizakholifasari



0 komentar:
Posting Komentar